Senin, 09 Mei 2016

Mengapa wanita hamil tidak haid ya?



KOK BISA SELAMA HAMIL SEORANG WANITA NGGAK MENGALAMI YANG NAMANYA MENSTRUASI??


            Kehamilan adalah adalah masa ketika seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya (Astuti, 2011). Tentu kita semua tahu salahs atu tanda tidak pasti hamil adalah tidak terjadi menstruasi (Amenorhea), tapi apa kalian tahu dengan pasti penyebabnya? Yuk sama-sama belajar!
            Pertama-tama pahami dulu apa itu ovulasi, ovulasi adalah proses pengeluaran sel telur dari indung telur. Ovulasi biasanya terjadi kira-kira 14 hari sebelum menstruasi yang akan datang, dengan kata lain, diantara dua haid yang berurutan, indung telur akan mengeluarkan ovum, setiap kali satu dari ovarium kanan dan lain kali dari ovarium kiri.  
Setelah ovulasi sel-sel granulosa dari dinding folikel mengalami perubahan dan mengandung zat warna yang kuning disebut lutein sehingga folikel yang berubah menjadi butir telur yang kuning disebut korpus luteum yang mengeluarkan hormon estrogen dan progesteron (Oya, apa kalian tahu apa itu sel granulosa? Sel granulosa adalah sel kuboid yang membentuk penghalang di sekitar folikel oosit dalam ovarium. Saat folikel matang, sel-sel granulosa berkembang biak untuk membentuk banyak lapisan sekitar oosit). Bila terjadi konsepsi korpus luteum menjadi korpus luteum graviditatum dan bila tak ada konsepsi menjadi korpus luteum menstruationum. 
Apa bedanya korpus luteum mentruatuionum dan korpus luteum graviditatum???

  • Korpus luteum mentruationum

Masa hidup ± 8 hari, setelah itu terjadi degenerasi dan menjadi korpus albikans yang berwarna putih. Dengan terbentuknya korpus albikans maka pembentukan hormon estrogen dan progesteron mulai berkurang malahan berhenti sama sekali hal ini mengakibatkan ischemia dan necrose endometrium yang kemudian disusul dengan menstruasi.

  • Korpus luteum graviditatum

Bila terjadi konsepsi, sel telur yang telah dibuahi tersebut berjalan ke kavum uteri dan sesampainya di dalam kavum uteri menanamkan diri di dalam endometrium atau biasa kita kenal dengan nidasi. Sel telur yang telah dibuahi (zygot) mengeluarkan hormon-hormon sehingga korpus albikans tetap tumbuh menjadi lebih besar dan disebut korpus luteum graviditatum yang tetap hidup sampai bulan ke-4 kehamilan, setelah itu faalnya digantikan oleh plasenta. Karena korpus luteum tidak mati, maka progesteron dan estrogen terus terbentuk, dengan demikian endometrium tidak nekrosis tetapi malah tumbuh menjadi tebal dan berubah menjadi decidua. Hal inilah yang menyebbakan seorang wanita tidak haid selama kehamilan berlangsung.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar